Kesalahan Yang Sering Terjadi Saat Melakukan Program Hamil

Kehamilan merupakan sesuatu hal yang sangat diinginkan oleh pasangan yang sudah menikah, namun sebuah pasangan seringkali melakukan beberapa kesalahan yang tanpa disadari yang bisa menyebabkan istri menjadi susah hamil.

Kesalahan umum yang sering dilakukan

Beberapa kesalahan umum yang sering dilakukan oleh pasangan yang sedang melakukan program hamil diantaranya adalah:

Salah menghitung masa subur

Masa ovulasi atau masa dimana indung telur keluar dan siap dibuahi tentunya menjadi masa subur dan masa paling baik untuk dibuahi, sehingga untuk anda pasangan yang sedang melakukan program hamil sebaiknya menghitung waktu ovulasi wanita untuk mengetahui kapan waktu suburnya sehingga bisa dibuahi pada waktu yang tepat. Dan meningkatkan peluang untuk segera hamil dan mempunyai momongan.

Menurut seorang Profesor kebidanan dan ginekologi dari University of Massachusetts Medical School yang bernama Dr. Machelle Seibel, M. D., mengatakan bahwa banyak wanita yang sering memperkirakan atau menghitung masa subur yaitu 14 hari setelah menstriuasi hari pertama, padahal setiap wanita memiliki siklus menstruasi yang berbeda-beda sehingga waktu masa subur atau ovulasi juga tentunya akanberbeda-beda pula.

Selain itu kesalahan yang sering dilakukan oleh perempuan yang menghitung masa opulasi ialah biasanya perempuan akan menghitung masa ovulasi dilihat dari tanda-tanda. Padahal jika hanya melihat tanda-tanda tentu saja belum akurat.

Terlalu lama menunggu berkonsutasi dengan dokter

Jika anda berumur 35 tahun atau lebih dan anda sedang melakukan program hamil, dan sedang melakukan program hamil, namun jika sudah melakukan program hamil selama 6 bulan, namun ternyata belum mendapatkan hasil maka sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter untuk membahas kesuburan anda.

Kecuali jika anda punya riwayat penyakit tertentu yang membuat anda menjadi sulit hamil, sebaiknya anda berkonsultasi dulu dengan dokter sebelum melakukan program hamil.

Berhubungan intim diwaktu yang salah

Menurut Dr. Shieva Ghofrany. Bahwa siklus menstruasi setiap perempuan berbeda-beda, maka masa subur dari masing-masing perempuan juga berbeda. Maka dari itu bunda tidak bisa menyamakan masa subur bunda dengan hitungan masasubur perempuan lain.

Dan bunda juga sebaiknya tidak terpaku melihat masa subur hanya dari tanda-tanda.  

Karena kesalahan menghitung masa subur ini, jika anda melakukan hubungan intim bukan pada masa subur, maka tentunya sia-sia saja.

Melakukan hubungan intim hanya saat terjadi ovulasi

Jika hanya melakukan hubungan intim hanya saat terjadi ovulasi juga kurang tepat. Meskipun sel telur hanya akan keluar dan hidup tidak lama, namun sperma laki-laki bisa hidup hingga 5 hari dari sejak melakukan hubungan intim.

Oleh karena itu anda bisa melakukan ubungan intim sebelum masa ovulasi itu tiba, sehingga ketika indung telur keluar, diluar sudah terdapat sperma yang sudah siap untuk membuahi. Hal ini bisa meningkatkan kesempatan agar anda cepat hamil.

Terlalu sering atau bahkan sangat jarang melakukan hubungan intim

Terlalu sering melakukan hubungan intim juga kurang baik loh bunda, karena sperma yang sering keluar akan mengurangi kualitas sperma dan mengurangi jumlah sperma. Sehingga proses pembuahan akan lebih lama tertunda karena untuk memproduksi sperma membutuhkan waktu beberapa hari.

Jeda ideal melakukan hubungan suami istri adalah sekitar 1-3 hari ketika sedang melakukan program hamil. Atau setiap hari ketika wanita sedang dalam siklus kesuburan.

Penggunaan pelumas

Cairan serviks pada wanita adalah pelumas alami yang akan melancarkan transportasi sperma untuk sampai pada sel telur. Sebaiknya hindari menggunakan sperma buatan karena akan menghambat penghantaran sperma menuju sel telur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *